5 Destinasi Wisata Sumatera Utara untuk Liburan Singkat, Ada Danau Toba hingga Istana Maimun

salwa
salwa 6 Min Read
dok.sumut.indozone.id

Destinasi indonesia – Sumatera Utara menjadi salah satu pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan singkat tanpa harus menghabiskan banyak waktu di perjalanan. Provinsi ini menawarkan beragam destinasi, mulai dari panorama Danau Toba, udara sejuk pegunungan, wisata alam dan satwa liar, hingga bangunan bersejarah di Kota Medan.

Dengan karakter wisata yang beragam, perjalanan singkat ke Sumatera Utara tetap bisa diisi dengan pengalaman yang berkesan. Berikut lima destinasi yang bisa masuk dalam daftar kunjungan.

1. Danau Toba dan Pulau Samosir

Image

Perjalanan ke Sumatera Utara rasanya belum lengkap tanpa menyambangi Danau Toba. Danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara ini menjadi salah satu ikon wisata utama Sumatera Utara dengan panorama perbukitan hijau dan udara yang sejuk.

Di tengah Danau Toba terdapat Pulau Samosir yang menawarkan kekayaan budaya Batak. Wisatawan dapat berkunjung ke Tuktuk Siadong untuk mencicipi kuliner lokal seperti arsik dan saksang, atau menyusuri Huta Siallagan untuk melihat rumah adat Batak.

Tak jauh dari kawasan tersebut, Bukit Holbung juga menawarkan pemandangan yang kerap disebut mirip “bukit teletubbies”. Hamparan perbukitan dengan latar Danau Toba menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang gemar menikmati panorama alam.

Dari Medan, perjalanan menuju Danau Toba membutuhkan waktu sekitar 5 jam berkendara.

2. Berastagi, Kota Sejuk di Tanah Karo

Bagi wisatawan yang mencari udara dingin dan suasana pegunungan, Berastagi bisa menjadi pilihan praktis. Kota di Kabupaten Karo ini dapat ditempuh sekitar 2 jam dari Medan sehingga cocok untuk perjalanan singkat.

Salah satu destinasi yang bisa dikunjungi adalah Bukit Gundaling yang berada di ketinggian 1.500 mdpl. Dari kawasan ini, wisatawan dapat menikmati panorama Gunung Sibayak dan Gunung Sinabung.

Berastagi juga memiliki Taman Alam Lumbini dengan pagoda setinggi 46 meter. Bagi pencinta aktivitas alam, Air Terjun Sikulikap dan Pemandian Air Panas Sidebuk Debuk juga dapat menjadi pilihan.

Sementara itu, Pasar Buah Berastagi cocok disambangi sebelum pulang untuk membeli buah segar khas Tanah Karo, seperti markisa dan jeruk.

3. Bukit Lawang, Bertemu Satwa di Habitat Alami

Beralih ke wisata alam dan satwa liar, Bukit Lawang menawarkan pengalaman yang berbeda. Desa yang berbatasan dengan Taman Nasional Gunung Leuser ini dikenal sebagai salah satu lokasi untuk mengamati orangutan Sumatera.

Wisatawan dapat mengikuti aktivitas jungle trekking untuk menjelajahi kawasan hutan dan melihat satwa liar dari jarak yang aman. Selain orangutan, kawasan ini juga menjadi habitat bagi monyet Thomas, owa atau gibon, serta burung rangkong.

Durasi trekking cukup fleksibel. Ada pilihan half day sekitar 3-4 jam maupun perjalanan full day, sehingga wisatawan dapat menyesuaikannya dengan waktu yang tersedia.

Setelah menjelajah hutan, aktivitas dapat dilanjutkan dengan tubing menyusuri Sungai Bohorok untuk menikmati suasana alam sekaligus memacu adrenalin.

4. Tangkahan, Menikmati Pesona Ekowisata

Sekitar 1,5 jam perjalanan dari Bukit Lawang, wisatawan dapat menemukan Tangkahan. Destinasi yang kerap dijuluki “hidden paradise” ini berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.

Tangkahan menawarkan pengalaman ekowisata dengan daya tarik utama berupa keberadaan gajah Sumatera yang berada dalam program konservasi. Wisatawan dapat mengamati gajah dari jarak aman dengan tetap memperhatikan kesejahteraan satwa.

Selain aktivitas terkait konservasi, pengunjung juga dapat menikmati air panas alami, tubing, serta jungle trekking di tengah hutan tropis.

Suasananya yang relatif tenang menjadikan Tangkahan pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

5. Istana Maimun, Menyusuri Jejak Kesultanan Deli

Image

 

Jika perjalanan berakhir di Medan, Istana Maimun menjadi destinasi yang sayang untuk dilewatkan. Bangunan bersejarah yang didirikan pada tahun 1888 ini merupakan peninggalan Kesultanan Deli.

Keunikan Istana Maimun terlihat dari arsitekturnya yang memadukan unsur Melayu, Islam, India, Spanyol, dan Italia. Dominasi warna kuning membuat bangunan ini tampil mencolok sekaligus menjadi salah satu ikon Kota Medan.

Istana tersebut memiliki 30 ruangan dengan luas 2.772 meter persegi. Di dalamnya, wisatawan dapat melihat berbagai koleksi bersejarah, seperti pakaian tradisional, senjata, dan foto-foto kerajaan.

Tiket masuk yang tercantum dalam bahan artikel adalah Rp10.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak. Lokasinya yang berada di pusat kota juga memudahkan wisatawan melanjutkan perjalanan menuju destinasi bersejarah lainnya, termasuk Masjid Raya Medan.

Liburan Singkat Tetap Bisa Berkesan

Lima destinasi tersebut menunjukkan bahwa Sumatera Utara punya pilihan wisata yang cukup lengkap untuk perjalanan singkat. Danau Toba dan Pulau Samosir menawarkan perpaduan alam serta budaya, Berastagi menghadirkan kesejukan pegunungan, sementara Bukit Lawang dan Tangkahan memberikan pengalaman berinteraksi dengan alam dan konservasi.

Bagi yang lebih tertarik pada sejarah, Istana Maimun dapat menjadi pilihan untuk mengenal jejak Kesultanan Deli di Medan.

Agar perjalanan semakin lengkap, wisatawan juga bisa mencicipi kuliner khas Sumatera Utara seperti bika ambon, mi gomak, dan saksang. Dengan menentukan destinasi sesuai waktu yang tersedia, liburan singkat pun tetap bisa menjadi perjalanan yang penuh cerita.

Share This Article