Destinasiindonesia.com |-Bagi para pecinta kopi sekaligus penggemar dunia otomotif di Kota Tangerang, nama Coffee Rider tentu sudah tidak asing lagi. Tempat nongkrong yang identik dengan komunitas pengendara motor ini telah menjadi salah satu spot favorit untuk menikmati kopi sambil berbincang santai. Menariknya, Coffee Rider tidak lahir dari sebuah kafe besar, melainkan bermula dari warung kopi sederhana di pinggir jalan yang perlahan berkembang berkat dukungan komunitas dan pelanggan setia.
Perjalanan Coffee Rider dimulai pada tahun 2016 di kawasan Cimone, Kota Tangerang. Saat itu, tempat ini hanya berupa warung kecil yang sering dijadikan titik kumpul oleh berbagai komunitas motor. Mulai dari penggemar Vespa, pecinta motor custom, hingga komunitas motor lainnya sering mampir untuk sekadar menikmati kopi dan berbagi cerita perjalanan.
Seiring waktu, antusiasme pengunjung semakin meningkat. Suasana yang santai, harga yang terjangkau, serta identitas kuat sebagai tempat berkumpulnya komunitas otomotif membuat Coffee Rider semakin dikenal luas. Tidak hanya oleh komunitas motor, tetapi juga oleh masyarakat umum yang mencari tempat nongkrong nyaman dengan nuansa berbeda.
Kini, setelah hampir satu dekade beroperasi, Coffee Rider melakukan langkah besar dengan membuka cabang baru yang lebih luas dan representatif di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang. Ekspansi ini menjadi bukti bahwa brand lokal yang lahir dari komunitas dapat terus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya.
Pemilik Coffee Rider, Regina Agata, menjelaskan bahwa identitas “Rider” sengaja dipertahankan karena memiliki nilai sejarah yang kuat bagi perjalanan bisnis mereka.
“Awalnya kita memang membuat kopi untuk teman-teman pengendara, mulai dari komunitas Vespa, motor custom, hingga berbagai jenis motor lainnya yang sering mampir. Itulah mengapa identitas ini terus kami bawa hingga sekarang,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa Coffee Rider bukan sekadar tempat minum kopi, tetapi juga ruang berkumpul yang lahir dari kebersamaan komunitas. Identitas ini pula yang membuat Coffee Rider memiliki karakter unik dibandingkan kedai kopi lainnya.
Cabang terbaru Coffee Rider di Jatiuwung hadir dengan konsep yang lebih modern tanpa meninggalkan ciri khas lamanya. Tempat ini mengusung konsep semi-outdoor dengan area yang cukup luas sehingga pengunjung tetap merasa nyaman, bahkan saat cuaca sedang hujan.
Lokasinya juga cukup strategis, yakni berada di Jalan Gatot Subroto No. 30, tepat di seberang Indogrosir. Akses yang mudah membuat tempat ini berpotensi menjadi titik kumpul baru bagi para pecinta kopi dan komunitas otomotif di wilayah Tangerang.
Dari segi desain interior, Coffee Rider tetap mempertahankan nuansa otomotif yang kuat. Pengunjung akan langsung disambut dengan berbagai elemen dekorasi yang berkaitan dengan dunia motor. Mulai dari deretan motor custom hingga display motor ikonik yang masih berfungsi dengan baik dipajang sebagai bagian dari konsep visual tempat ini.
Bagi para pecinta motor, suasana tersebut tentu memberikan pengalaman berbeda. Tidak hanya menikmati kopi, pengunjung juga dapat melihat langsung motor-motor unik yang jarang ditemui di tempat lain.
Selain mengembangkan konsep tempat, Coffee Rider Jatiuwung juga menghadirkan menu yang lebih beragam. Jika sebelumnya kedai ini lebih dikenal dengan camilan ringan, kini pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan makanan yang lebih lengkap.
Salah satu menu andalan yang tetap dipertahankan adalah Kopi Susu Rider, yakni kopi susu dengan gula aren yang menjadi favorit pelanggan sejak lama. Di cabang terbaru ini, minuman tersebut hadir dengan beberapa varian baru, seperti ekstra creamy dan ekstra strong, sehingga pelanggan bisa menyesuaikan rasa sesuai selera.
Tidak hanya minuman kopi, Coffee Rider juga menawarkan berbagai camilan yang cocok dinikmati saat bersantai. Beberapa di antaranya adalah dimsum, pisang goreng, dan mendoan yang menjadi teman sempurna untuk secangkir kopi hangat.
Regina juga menjelaskan bahwa cabang terbaru ini menghadirkan menu makanan berat agar pengunjung dapat menikmati pengalaman kuliner yang lebih lengkap.
“Di cabang baru ini, kami tidak hanya menyediakan camilan seperti dimsum, pisang goreng, atau mendoan. Kami juga melengkapi menu dengan makanan berat seperti nasi putih dori dabu-dabu, nasi mapo tofu, hingga kolaborasi menu ‘Nabokin’ (nasi ayam crispy) dengan nasi jeruk dan sambal matah yang menjadi favorit pengunjung,” tambah Regina.
Kehadiran menu makanan berat ini tentu menjadi nilai tambah bagi Coffee Rider. Pengunjung kini tidak hanya datang untuk sekadar ngopi, tetapi juga bisa menikmati makan siang atau makan malam bersama teman dan keluarga.
Menariknya, meskipun hadir dengan tempat yang lebih luas dan fasilitas yang semakin lengkap, Coffee Rider tetap mempertahankan harga yang ramah di kantong. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa tempat ini tetap diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja.
Untuk menu minuman non-kopi, harga yang ditawarkan bahkan dimulai dari Rp8 ribu saja. Sementara itu, menu kopi dibanderol di kisaran harga Rp23 ribu hingga Rp25 ribu, tergolong cukup terjangkau untuk ukuran kedai kopi dengan konsep komunitas.
Sedangkan untuk menu makanan berat, pengunjung dapat menikmatinya mulai dari harga Rp30 ribu. Dengan harga tersebut, Coffee Rider berusaha menghadirkan pengalaman nongkrong yang menyenangkan tanpa membuat pengunjung harus merogoh kocek terlalu dalam.
Menjelang bulan suci Ramadan, Coffee Rider Jatiuwung juga menyesuaikan jam operasionalnya. Selama Ramadan, kedai ini mulai buka pukul 15.00 WIB hingga 23.00 WIB. Waktu operasional tersebut dirancang agar pengunjung dapat memanfaatkan tempat ini sebagai lokasi berbuka puasa bersama atau bukber.
Dengan area yang luas dan suasana yang santai, Coffee Rider berpotensi menjadi salah satu tempat favorit untuk berkumpul bersama teman, keluarga, maupun komunitas selama Ramadan.
Setelah periode Lebaran berakhir, jam operasional Coffee Rider akan kembali diperpanjang. Kedai ini akan buka lebih awal, yakni mulai pukul 10.00 WIB hingga 23.00 WIB untuk melayani pelanggan yang ingin datang saat jam makan siang.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan reservasi, terutama untuk acara buka puasa bersama atau kegiatan silaturahmi setelah Lebaran nanti, pihak Coffee Rider juga menyediakan layanan pemesanan tempat.
Pengunjung dapat langsung mengecek nomor admin di setiap outlet melalui profil Instagram resmi mereka di akun @coffee.rider. Melalui akun tersebut, pelanggan juga bisa mendapatkan berbagai informasi terbaru mengenai menu, promo, maupun kegiatan komunitas yang sering diadakan di Coffee Rider.
Dengan konsep yang kuat, sejarah yang dekat dengan komunitas, serta harga yang tetap bersahabat, Coffee Rider Jatiuwung diharapkan mampu menjadi ruang berkumpul baru yang nyaman bagi pecinta kopi dan otomotif di Tangerang.