Kafe 32Do Bali, Destinasi Kuliner Bergaya Korea yang Wajib Masuk Itinerary Liburan

salwa
salwa 4 Min Read
dok.kompasiana.com

destinasi indonesia – Perjalanan wisata di Pulau Bali berlanjut pada Kamis pagi, 30 Oktober 2025. Setelah beristirahat semalaman dan memanfaatkan layanan laundry express di depan penginapan, rombongan bersiap meninggalkan Alron Hotel untuk melanjutkan perjalanan menuju kawasan Ubud, yang akan menjadi tempat menginap berikutnya.

Sebelum tiba di Ubud, destinasi utama yang telah dijadwalkan adalah Bali Safari and Marine Park di Kabupaten Gianyar. Lokasinya searah dengan rute perjalanan sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk disinggahi.

Untuk menunjang mobilitas, rombongan menyewa mobil New Avanza melalui aplikasi Ticket dengan biaya Rp425 ribu. Perjalanan dipandu oleh seorang pengemudi bernama Anggara, perantau asal Yogyakarta yang kini menetap dan bekerja di Bali.

Sarapan Hangat di Waroeng Kopi Klotok

Anggara menjemput rombongan sekitar pukul 09.30. Sebelum melanjutkan perjalanan, mereka memutuskan mencari tempat makan.

Sementara Siti dan Uswa ingin mencoba Kafe 32Do Bali yang tengah populer di media sosial, penulis memilih mengisi perut terlebih dahulu di Waroeng Kopi Klotok yang berada tepat di samping kafe tersebut. Kedua tempat ini berlokasi di Jalan Lebak Sari, Petitenget, Kerobokan, dan dapat ditempuh sekitar 30 menit dari penginapan.

Di Waroeng Kopi Klotok, menu sederhana justru menghadirkan pengalaman yang berkesan. Seporsi nasi dengan sayur lodeh, tempe garit, mendoan, pisang goreng, serta secangkir kopi hitam Klotok menjadi pilihan yang menghangatkan pagi.

Suasana warung pun terasa begitu akrab. Bangunan bergaya joglo khas Jawa dipadukan dengan berbagai lukisan, ornamen klasik, serta pajangan kata-kata jenaka yang menciptakan nuansa seperti sedang menikmati hidangan di rumah sendiri.

Kafe 32Do, Spot Estetik Bergaya Korea yang Sedang Populer

Usai sarapan, rombongan kembali berkumpul di Kafe 32Do Bali. Kafe dua lantai tersebut memang mudah mencuri perhatian berkat konsep arsitektur bergaya Korea yang modern dan minimalis.

Interiornya didesain terbuka dengan area yang luas, dilengkapi bar kopi bergaya modern, kolam air yang dihiasi rantai-rantai artistik, serta tangga melingkar yang menjadi salah satu ikon tempat ini.

Perpaduan desain tersebut menghadirkan suasana yang tenang sekaligus nyaman sehingga membuat pengunjung betah menghabiskan waktu lebih lama.

Datang Lebih Pagi, Bebas Berburu Foto

Keuntungan datang sekitar pukul 10.00 membuat suasana kafe masih relatif lengang. Kesempatan ini dimanfaatkan rombongan untuk berfoto di berbagai sudut tanpa harus berebut dengan pengunjung lain.

Mulai dari gerbang masuk yang menyerupai dua tebing dengan air mancur di tengahnya, hingga berbagai spot estetik di dalam kafe, semuanya menjadi latar yang menarik untuk diabadikan. Bahkan, petugas keamanan yang dikenal cukup populer di media sosial turut membantu mengambil foto rombongan.

Setelah puas berkeliling, mereka memilih duduk di lantai dua, tepat di samping pembatas kaca. Dari posisi tersebut, seluruh area kafe hingga lantai dasar dapat terlihat dengan jelas, menghadirkan pemandangan yang lapang dan nyaman dinikmati.

Selain desain interiornya yang unik, Kafe 32Do juga dikenal memiliki pilihan makanan dan minuman yang menjadi daya tarik utama.

Blueberry bread, almond croissant, hot chocolate, serta matcha strawberry menjadi menu pilihan rombongan pagi itu. Di antara semuanya, minuman matcha strawberry meninggalkan kesan tersendiri.

“Matcha terenak yang pernah saya coba”, kata Uswa girang, sambil menghabiskan minuman teh hijau itu di gelas.

Perpaduan suasana yang nyaman, desain estetik, serta sajian yang menggugah selera menjadikan Kafe 32Do sebagai salah satu destinasi kuliner yang layak disinggahi saat berkunjung ke Bali. Sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bali Safari and Marine Park dan kawasan Ubud, pengalaman menikmati pagi di kafe ini menjadi pembuka hari yang menyenangkan sekaligus melengkapi perjalanan wisata di Pulau Dewata.

Share This Article