Kafe Bromo Buka Babak Baru, Angkat “The Soul of East Java”

salma
salma 5 Min Read
dok. beritajatim.com

Kafe Bromo, restoran legendaris yang berada di Sheraton Surabaya Hotel & Towers, memasuki babak baru dalam perjalanan kulinernya. Setelah lebih dari tiga dekade menjadi bagian dari denyut kuliner Surabaya, restoran ini kini membawa identitas baru bertajuk “The Soul of East Java”.

Identitas tersebut bukan sekadar perubahan logo atau tampilan. Kafe Bromo ingin menghadirkan kekayaan kuliner Jawa Timur melalui perpaduan resep tradisional, teknik memasak modern, bahan berkualitas, serta standar pelayanan hotel internasional.

Logo Baru yang Sarat Makna

Transformasi Kafe Bromo juga tercermin melalui logo barunya yang terinspirasi dari bunga Edelweis. Bunga tersebut dipilih sebagai simbol keabadian sekaligus keindahan alam Jawa Timur.

Pada bagian tengah logo terdapat satu titik bulat yang dikelilingi sembilan putik bunga. Elemen ini merepresentasikan Gunung Bromo yang dikelilingi sembilan gunung lainnya di Jawa Timur.

Sementara itu, bentuk segitiga pada setiap putik terinspirasi dari siluet Kayon dalam pewayangan. Bentuk tersebut menggambarkan gunung dan pohon kehidupan sebagai simbol hubungan manusia dengan alam semesta.

Multi-Property General Manager Sheraton Surabaya Hotel & Towers, Reza Aryawarman, mengatakan transformasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat karakter Kafe Bromo sebagai destinasi kuliner yang merepresentasikan Jawa Timur.

“Selama lebih dari tiga dekade, Kafe Bromo telah menjadi bagian dari perjalanan kuliner masyarakat Surabaya dan Jawa Timur. Hari ini kami membuka babak baru dengan identitas yang semakin mencerminkan karakter Jawa Timur, sekaligus memperkuat komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman kuliner yang autentik, berkualitas, dan berstandar internasional,” ujar Reza Aryawarman.

Menjelajah Lima Karakter Kuliner Jawa Timur

Konsep baru tersebut diwujudkan melalui sekitar 55 pilihan menu yang terinspirasi dari kekayaan kuliner Jawa Timur. Jumlah tersebut menjadi bagian dari konsep “lima dimensi cita rasa dan lima ekspresi warisan kuliner”, yang mencakup keberagaman rasa, tradisi, teknik, bahan, hingga cerita di balik kuliner Jawa Timur.

Sejumlah hidangan unggulan yang ditawarkan antara lain Rujak Cingur, Pecel Madiun, Rawon Surabaya, Ayam Lodho Trenggalek, Bebek Madura, serta jajanan tradisional seperti Wingko Brulee.

Pengalaman bersantap tersebut juga membawa pengunjung mengenali lima kawasan budaya Jawa Timur, yaitu Mataraman, Arek, Tapal Kuda, Pesisir Pantura, dan Madura.

Mataraman mencakup wilayah Jawa Timur bagian barat, termasuk Kediri hingga Madiun. Sementara Arek merepresentasikan kawasan Surabaya hingga Malang. Tapal Kuda membentang dari Pasuruan hingga Banyuwangi, sedangkan Pesisir Pantura mencakup wilayah pesisir utara Jawa Timur. Karakter kuliner Madura juga mendapat ruang tersendiri.

Resep Lama, Sentuhan Teknik Modern

Executive Chef Sheraton Surabaya Hotel & Towers, Husain Shahab, mengatakan konsep kuliner Kafe Bromo tidak berhenti pada upaya mempertahankan resep tradisional. Tim dapur mengembangkan interpretasi baru dengan teknik memasak modern tanpa menghilangkan karakter asli makanan Jawa Timur.

“Di Kafe Bromo, kami menghadirkan konsep Elevated East Java Cuisine—menghormati resep-resep yang diwariskan secara turun-temurun, kemudian menyempurnakannya melalui teknik memasak modern, kualitas bahan terbaik, dan standar hotel internasional,” kata Husain Shahab.

Salah satu hidangan yang menjadi contoh adalah Rujak Cingur. Sajian khas Jawa Timur ini dipersiapkan menggunakan teknik tradisional dan bahan dari pemasok lokal. Cingur sapi dimasak perlahan hingga menghasilkan tekstur yang lembut.

Sayuran, buah, lontong, tahu, dan tempe juga dipilih untuk menjaga kesegaran sajian. Sementara bumbu petis diracik dari bahan pilihan pesisir Jawa Timur, kacang tanah, gula merah, cabai, bawang putih, serta pisang klutuk yang diulek hingga menghasilkan cita rasa yang kompleks.

Penggunaan bahan lokal sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung petani, produsen, dan pemasok dari Jawa Timur.

Menghidangkan Rasa Sekaligus Cerita

Melalui identitas “The Soul of East Java”, Kafe Bromo ingin menjadikan makanan sebagai pintu untuk mengenal keragaman budaya Jawa Timur. Pengunjung tidak hanya menikmati hidangan, tetapi juga diajak menyusuri karakter kuliner dari berbagai kawasan dalam satu pengalaman bersantap.

Dengan sekitar 55 variasi menu, transformasi ini menempatkan kuliner Jawa Timur sebagai bagian dari pengalaman restoran berstandar internasional.

Paket pengalaman kuliner tersebut dapat dinikmati dengan harga mulai Rp528.000++, dengan penawaran Buy 1 Get 1 yang tersedia di Kafe Bromo, Sheraton Surabaya Hotel & Towers.

Identitas baru ini menjadi langkah Kafe Bromo untuk terus mempertahankan relevansinya di tengah perkembangan industri kuliner Surabaya. Kekayaan rasa, bahan lokal, serta cerita budaya Jawa Timur kini menjadi napas utama dalam perjalanan baru restoran tersebut.

Share This Article