10 Wisata Palembang yang Wajib Dikunjungi.

salwa
salwa 9 Min Read
dok.voi.id

Destinasi indonesia – Palembang bukan hanya soal pempek. Kota yang berada di tepian Sungai Musi ini juga menyimpan banyak destinasi yang menawarkan perpaduan sejarah, budaya, wisata religi, hingga rekreasi keluarga.

Daya tarik tersebut membuat Palembang menjadi salah satu kota yang menarik untuk dijelajahi saat musim liburan. Wisatawan bisa menyusun perjalanan dari kawasan bersejarah, menikmati suasana sungai, mengenal jejak budaya, hingga mencari udara segar di ruang terbuka hijau.

Bagi yang sedang merencanakan perjalanan ke Palembang, berikut 10 tempat wisata yang bisa masuk dalam daftar kunjungan.

1. Benteng Kuto Besak

Benteng Kuto Besak menjadi salah satu peninggalan sejarah yang paling dikenal di Palembang. Dibangun pada abad ke-18, benteng ini pernah menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Palembang Darussalam.

Lokasinya yang berada di tepi Sungai Musi membuat kawasan ini menawarkan dua daya tarik sekaligus, yakni bangunan bersejarah dan panorama sungai.

Pembangunan benteng dilakukan pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Bahauddin. Kompleks benteng memiliki luas sekitar 5,3 hektare dengan tembok kokoh dan empat bastion di setiap sudutnya.

Dahulu, kawasan ini juga dilengkapi berbagai bangunan penting seperti balai agung, keputren, taman, dan kolam. Kini, area sekitar Benteng Kuto Besak kerap menjadi lokasi berbagai acara budaya dan hiburan. Pengunjung juga dapat menikmati kuliner khas Palembang yang dijajakan di sekitar kawasan sambil bersantai memandang Sungai Musi.

2. Jembatan Ampera

Belum lengkap rasanya berkunjung ke Palembang tanpa melihat Jembatan Ampera. Ikon kota ini membentang di atas Sungai Musi dan menjadi penghubung wilayah Seberang Ulu dengan Seberang Ilir.

Jembatan yang dibangun pada 1962 tersebut memiliki panjang 1.177 meter. Keberadaannya tidak hanya penting bagi mobilitas masyarakat, tetapi juga telah menjadi bagian dari identitas Kota Palembang.

Ketika malam tiba, suasana di sekitar Jembatan Ampera semakin semarak dengan pencahayaan lampu. Kawasan ini pun menjadi salah satu lokasi favorit untuk menikmati panorama kota dan mengabadikan momen dengan latar jembatan ikonik.

3. Masjid Sultan Mahmud Badaruddin I

Bagi pencinta wisata religi dan arsitektur, Masjid Sultan Mahmud Badaruddin I atau Masjid Agung Palembang menjadi destinasi yang menarik.

Masjid yang dibangun pada abad ke-18 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I ini dikenal sebagai masjid terbesar di Sumatera Selatan. Sejak dahulu hingga kini, masjid tersebut menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan masyarakat Palembang.

Salah satu daya tariknya terletak pada perpaduan arsitektur Melayu, Cina, dan Eropa. Kubah besar serta berbagai ornamen memperkuat karakter bangunan yang kaya sejarah.

Selain beribadah, wisatawan dapat menikmati suasana masjid dan kawasan sekitarnya yang tenang sekaligus mengenal salah satu bagian penting dari sejarah keagamaan Palembang.

4. Pulau Kemaro

Berada di tengah Sungai Musi, Pulau Kemaro menawarkan pengalaman wisata yang berbeda. Pulau ini dikenal karena legenda cinta Tan Bun An dan Siti Fatimah yang telah lama menjadi bagian dari cerita masyarakat Palembang.

Salah satu daya tarik utama Pulau Kemaro adalah pagoda sembilan lantai yang berdiri menjulang dan menjadi ikon kawasan tersebut.

Di pulau ini juga terdapat Klenteng Hok Tjing Rio yang telah berdiri selama ratusan tahun. Saat perayaan Cap Go Meh, kawasan Pulau Kemaro biasanya semakin ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

Perpaduan sejarah, budaya, religi, dan panorama Sungai Musi membuat Pulau Kemaro menjadi destinasi yang menarik untuk dijelajahi.

5. Amanzi Waterpark

Bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan bersama keluarga, Amanzi Waterpark bisa menjadi pilihan.

Berlokasi di kawasan Citra Grand City, taman rekreasi air ini menawarkan berbagai wahana dengan konsep bernuansa hutan Afrika. Pengunjung dapat mencoba seluncuran air, kolam arus, hingga area bermain khusus anak.

Berbagai fasilitas pendukung juga tersedia, seperti loker, gazebo, ruang bilas, dan area kuliner. Dengan pilihan aktivitas yang beragam, Amanzi Waterpark menjadi salah satu destinasi yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

6. Kampung Kapitan

Palembang juga memiliki jejak akulturasi budaya yang kuat, salah satunya dapat ditemukan di Kampung Kapitan.

Kawasan yang berada di Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, ini dikenal dengan rumah-rumah panggung yang memperlihatkan perpaduan arsitektur Tionghoa, Belanda, dan Palembang.

Nama Kampung Kapitan berkaitan dengan tokoh bernama Kapiten Tjoa Ham Hin, seorang perwira asal Dinasti Ming yang dipercaya pemerintah kolonial Belanda untuk mengurus perpajakan sekitar 400 tahun lalu.

Rumah tinggal tokoh tersebut masih berdiri hingga kini. Atap bangunan memiliki bentuk piramida khas rumah Palembang, sementara bagian interior dan ornamen memperlihatkan pengaruh budaya Tionghoa.

Kampung Kapitan menjadi salah satu bukti bagaimana berbagai kebudayaan tumbuh dan berinteraksi dalam sejarah panjang Palembang.

7. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Wisata sejarah dapat dilanjutkan dengan mengunjungi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.

Museum ini didedikasikan untuk mengenang perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II dalam menghadapi penjajahan Belanda. Di dalamnya tersimpan berbagai koleksi sejarah, seperti senjata tradisional, tekstil, pakaian adat, serta koin kuno.

Pengunjung juga dapat menemukan berbagai artefak dari masa Sriwijaya yang memberikan gambaran mengenai perjalanan sejarah Palembang dari waktu ke waktu.

Selain ruang pamer, museum dilengkapi ruang audio visual dan toko suvenir. Wisatawan juga dapat menyaksikan film dokumenter untuk mengenal sejarah Palembang secara lebih mendalam.

8. Museum Balaputera Dewa

Jejak kejayaan Sriwijaya juga dapat ditelusuri di Museum Balaputera Dewa. Museum ini didirikan pada 1984 dan mengambil nama dari Raja Balaputradeva, salah satu tokoh penting dalam sejarah Kerajaan Sriwijaya.

Museum tersebut memiliki lebih dari 3.800 koleksi yang berasal dari berbagai periode sejarah. Koleksinya meliputi prasasti, arca Buddha, keramik kuno, hingga artefak megalitik.

Tidak hanya menampilkan sejarah Sriwijaya, museum ini juga memperkenalkan budaya tradisional Palembang melalui informasi mengenai rumah limas dan rumah ulu.

Karena itu, Museum Balaputera Dewa cocok bagi wisatawan yang ingin menjadikan perjalanan sebagai kesempatan untuk belajar sejarah dan budaya.

9. Taman Wisata Alam Punti Kayu

Setelah berkeliling dari satu tempat bersejarah ke tempat lainnya, wisatawan bisa mencari suasana lebih hijau di Taman Wisata Alam Punti Kayu.

Kawasan hutan pinus ini memiliki luas lebih dari 50 hektare dan menjadi salah satu ruang rekreasi alam yang populer di Palembang.

Pengunjung dapat berjalan santai, piknik, atau bersepeda sambil menikmati suasana rindang. Sejumlah wahana juga tersedia, seperti flying fox, taman bermain anak, dan danau kecil.

Punti Kayu juga kerap digunakan sebagai lokasi kegiatan edukasi alam. Beberapa bagian kawasan bahkan dilengkapi miniatur tujuh keajaiban dunia yang dapat menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung.

10. Air Terjun Curup Maung

Bagi pencinta wisata alam, Air Terjun Curup Maung menawarkan pengalaman yang berbeda dari destinasi perkotaan.

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 80 meter dan dikelilingi kawasan hutan hijau. Untuk mencapai lokasinya, wisatawan harus menempuh perjalanan yang cukup menantang, termasuk menuruni ratusan anak tangga.

Perjalanan tersebut akan terbayar ketika sampai di area air terjun. Air yang mengalir dari tebing tinggi membentuk kolam alami dengan suasana yang sejuk dan menyegarkan.

Bagi wisatawan yang menyukai petualangan dan suasana alam, Curup Maung dapat menjadi pilihan untuk melengkapi perjalanan wisata di Sumatera Selatan.

Palembang, Kota dengan Banyak Wajah

Dari benteng bersejarah hingga wisata alam, Palembang menawarkan pengalaman yang cukup lengkap bagi wisatawan. Satu perjalanan dapat membawa pengunjung menyusuri sejarah Kesultanan Palembang, menikmati panorama Sungai Musi, mengenal akulturasi budaya, hingga bersantai di tengah pepohonan hijau.

Kota ini membuktikan bahwa daya tarik wisata Palembang bukan hanya terletak pada kulinernya. Di balik pempek yang sudah terkenal, terdapat sejarah, budaya, dan destinasi yang membuat perjalanan ke Palembang semakin berwarna.

Share This Article