Tidak hanya terkenal dengan udara sejuk dan beragam destinasi wisatanya, Bandung juga memiliki kekayaan kuliner yang membuat kota ini selalu menarik untuk dikunjungi. Berbagai makanan legendaris telah bertahan selama puluhan tahun dan tetap menjadi favorit lintas generasi.
Menariknya, sejumlah tempat makan tersebut masih mempertahankan resep turun-temurun dan teknik pengolahan tradisional. Cita rasa yang autentik pun menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus menghadirkan nostalgia bagi pelanggan yang telah mengenalnya sejak lama.
Jika berencana berlibur ke Bandung, jangan hanya menjelajahi tempat wisata. Sisihkan waktu untuk berburu kuliner legendaris yang menawarkan pengalaman rasa khas dan sulit ditemukan di tempat lain.
1. Warung Nasi Ibu Imas
Berada di Jalan Balonggede, Warung Nasi Ibu Imas dikenal sebagai salah satu ikon kuliner Sunda Bandung. Aneka lauk seperti ayam bakar, ikan goreng, karedok leunca, dan sambal dadak menjadi menu yang banyak diburu. Harga makanan berkisar Rp30.000–Rp60.000 per orang.
2. Kupat Tahu Gempol
Bagi pencinta sarapan tradisional, Kupat Tahu Gempol patut masuk daftar. Bumbu kacangnya yang halus berpadu dengan tahu kuning lembut, menciptakan rasa gurih dan manis. Harganya sekitar Rp20.000 per porsi.
3. Mie Naripan
Berdiri sejak 1965, Mie Naripan menjadi bagian dari perjalanan kuliner Bandung. Mi homemade bertekstur kenyal disajikan bersama pangsit, bakso, dan kuah kaldu gurih. Harganya sekitar Rp45.000–Rp65.000.
4. Batagor Kingsley
Batagor Kingsley menawarkan potongan batagor berukuran besar dengan cita rasa ikan tenggiri yang kuat. Tekstur bumbu kacangnya yang pas membuat kuliner ini menjadi salah satu pilihan populer wisatawan.
5. Sumber Hidangan
Sumber Hidangan di Jalan Braga telah berdiri sejak 1929. Dahulu dikenal dengan nama Het Snoephuis, tempat ini masih mempertahankan interior klasik dan menyajikan roti jadul seperti suikerbol, krentenbrood, serta es krim nougat.
6. Sate Hadori
Sejak 1952, Sate Hadori dikenal sebagai salah satu tujuan kuliner kambing di Bandung. Sate kambingnya memiliki tekstur empuk dan juicy dengan aroma prengus yang minim. Salah satu menu yang banyak dicari adalah Sate Sineureut.
7. Perkedel Bondon
Untuk pencinta kuliner malam, Perkedel Bondon bisa menjadi pilihan menarik. Warung ini mulai buka sekitar pukul 22.00 WIB dan masih menggunakan tungku arang tradisional. Perkedelnya renyah di luar, tetapi lembut dan gurih di bagian dalam.
8. Lontong Kari Gang Kebon Karet
Berdiri sejak 1966, Lontong Kari Gang Kebon Karet menawarkan perpaduan lontong lembut, daging sapi empuk, dan kuah santan gurih. Cita rasa yang konsisten membuatnya tetap bertahan hingga kini.
9. Toko You
Toko You telah beroperasi sejak sekitar 1947. Menu yamien dengan tambahan pangsit, bakso, dan siomay menjadi salah satu sajian andalannya. Cita rasa autentiknya membuat rumah makan ini tetap dikenal lintas generasi.
10. Warung Kopi Purnama
Berdiri sejak 1930, Warung Kopi Purnama menghadirkan nuansa Bandung tempo dulu. Kopi hitam dan roti srikaya menjadi menu populer yang cocok dinikmati dalam suasana bangunan klasik.
11. Braga Permai
Braga Permai telah berdiri sejak 1923 dan menawarkan perpaduan hidangan Indonesia serta Eropa. Selain pilihan menunya, atmosfer klasik restoran menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana Bandung masa lalu.
12. Surabi Cihapit
Surabi Cihapit menjadi pilihan sederhana tetapi tetap menggoda. Surabi dengan topping oncom, keju, atau kinca gula merah menawarkan cita rasa tradisional yang masih digemari masyarakat lokal maupun wisatawan.
Menjelajah Bandung Lewat Kuliner
Deretan kuliner tersebut menunjukkan bahwa perjalanan ke Bandung tidak lengkap tanpa mencicipi sajian legendarisnya. Dari makanan berat, jajanan malam, hingga roti dan kopi, setiap tempat menyimpan cerita serta cita rasa yang telah melewati perjalanan panjang.
Menikmati kuliner legendaris bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga menjadi cara untuk mengenal sisi lain Bandung melalui resep, tradisi, dan suasana yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.