Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, pada Sabtu, 9 Mei 2026 berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Kehadiran Kepala Negara di kawasan pesisir tersebut langsung disambut meriah oleh warga yang sudah menunggu sejak pagi.
Suasana akrab terlihat begitu kuat ketika Presiden Prabowo menyapa masyarakat satu per satu. Tidak hanya melambaikan tangan dari kejauhan, Presiden bahkan turun langsung mendekati warga untuk bersalaman dan berbincang singkat dengan mereka.
Momen tersebut terjadi setelah Presiden meninjau berbagai fasilitas di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih yang kini mulai beroperasi. Warga yang berada di bawah tenda tampak antusias menyambut kedatangan Presiden. Banyak di antara mereka yang berusaha mendekat untuk bisa bersalaman langsung dengan orang nomor satu di Indonesia itu.
Di tengah keramaian, Presiden terlihat beberapa kali meminta anggota Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres menepi agar interaksinya dengan masyarakat tidak terhalang. Sikap tersebut membuat suasana terasa semakin dekat dan hangat.
Presiden kemudian berjalan menyusuri area kegiatan sambil terus menyalami warga di berbagai sisi lokasi. Tidak sedikit masyarakat yang tampak tersenyum bahagia karena bisa bertemu langsung dengan Presiden.
Kehadiran Presiden di Gorontalo kali ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Ia datang untuk memastikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih benar-benar berjalan sesuai tujuan dan dapat dimanfaatkan masyarakat pesisir secara optimal.
Sebelum menyapa warga, Presiden terlebih dahulu meninjau sejumlah fasilitas yang telah dibangun pemerintah di kawasan tersebut. Berbagai sarana penunjang aktivitas nelayan kini tersedia untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Beberapa fasilitas yang dikunjungi antara lain kantor pengelola, bengkel nelayan, balai pertemuan, hingga kios perbekalan. Selain itu, pemerintah juga membangun shelter cool box, pabrik es, gudang pendingin ikan, dan docking perahu nelayan.
Tak hanya itu, kawasan Kampung Nelayan Merah Putih juga dilengkapi shelter pendaratan ikan dan tempat perbaikan jaring. Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk membantu aktivitas nelayan agar lebih efisien dan modern.
Keberadaan fasilitas seperti gudang pendingin dan pabrik es dinilai sangat penting bagi nelayan. Selama ini, salah satu kendala utama masyarakat pesisir adalah menjaga kualitas hasil tangkapan ikan agar tetap segar sebelum dipasarkan.
Dengan adanya fasilitas pendingin, nelayan kini memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan kualitas ikan sehingga nilai jualnya dapat meningkat. Pemerintah berharap kondisi tersebut berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat pesisir.
Dalam keterangannya, Presiden Prabowo mengatakan dirinya sengaja datang ke Gorontalo untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan kampung nelayan tersebut.
“Hari ini saya berkesempatan mampir di Gorontalo,” ujarnya. “Saya mau lihat Kampung Nelayan Merah Putih yang sudah dirintis dan dibangun di sini.”
Presiden menilai pembangunan kawasan nelayan modern merupakan salah satu langkah penting dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan nasional. Menurutnya, pemberdayaan nelayan tidak cukup hanya melalui bantuan alat tangkap, tetapi juga harus dibarengi pembangunan fasilitas pendukung yang memadai.
Ia pun mengaku cukup puas melihat fasilitas yang sudah tersedia di kawasan tersebut. Kehadiran pabrik es dan gudang pendingin dinilai akan sangat membantu aktivitas nelayan sehari-hari.
“Saya lihat tadi sudah ada pembuat es di sini, sudah ada gudang pendingin, beberapa fasilitas,” ucapnya. “Ini memang niat kami untuk memberdayakan semua nelayan di Indonesia.”
Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pembangunan infrastruktur yang lebih modern dan terintegrasi.
Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pesisir. Kawasan ini tidak hanya difokuskan sebagai tempat aktivitas melaut, tetapi juga sebagai pusat ekonomi masyarakat nelayan.
Dengan fasilitas yang lebih lengkap, nelayan diharapkan dapat bekerja lebih nyaman dan produktif. Selain itu, akses terhadap penyimpanan ikan yang lebih baik juga dapat membantu menjaga stabilitas harga hasil tangkapan.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Gorontalo sekaligus memperlihatkan perhatian pemerintah terhadap sektor kelautan yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
Masyarakat nelayan pun berharap pembangunan serupa dapat terus diperluas ke daerah lain. Banyak nelayan menilai keberadaan fasilitas modern sangat membantu mengurangi biaya operasional sekaligus meningkatkan kualitas hasil tangkapan.
Selain aspek ekonomi, pembangunan kampung nelayan modern juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir secara keseluruhan. Kehadiran balai pertemuan, kios perbekalan, dan fasilitas pendukung lainnya dapat menjadi pusat aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Antusiasme warga Gorontalo dalam menyambut Presiden menjadi gambaran bahwa masyarakat menaruh harapan besar terhadap program pembangunan tersebut. Kehadiran Presiden secara langsung di tengah masyarakat juga memberikan semangat tersendiri bagi para nelayan.
Kunjungan ini menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya berpusat di kota besar, tetapi juga menjangkau masyarakat pesisir yang selama ini memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan dan sektor perikanan nasional.
Melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, pemerintah berharap kesejahteraan nelayan Indonesia dapat terus meningkat seiring hadirnya fasilitas yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.