Destinasiindonesia.com – Batu Rusia di Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, kini tak lagi hanya dikenal sebagai situs sejarah di Kabupaten Natuna. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan ini berkembang menjadi destinasi wisata yang mulai menarik perhatian pengunjung maupun peneliti.
Daya tarik utama situs ini terletak pada ukiran bersejarah yang terdapat di batu granit tersebut. Keunikan itulah yang membuat banyak wisatawan datang untuk melihat langsung jejak sejarah yang tersimpan di kawasan tersebut.
Dari Situs Biasa Menjadi Lokasi Wisata
Jika dibandingkan sebelumnya, kondisi Batu Rusia kini mengalami perubahan cukup signifikan. Dahulu, lokasi ini hanya dikenal sebagai batu biasa tanpa pengelolaan maupun penataan khusus.
Kini, kawasan tersebut mulai tertata lebih baik dan menjadi salah satu tujuan wisata sejarah yang berkembang di Natuna. Peningkatan jumlah pengunjung pun mulai terasa, terutama dari kalangan wisatawan lokal hingga peneliti yang tertarik mempelajari sejarah kawasan itu.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif
Perkembangan Batu Rusia sebagai destinasi wisata turut membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Aktivitas wisata perlahan mendorong tumbuhnya sektor ekonomi kreatif di wilayah tersebut.
Pemandu wisata sekaligus pelaku ekonomi kreatif, Arief Naen, menyebut perubahan tersebut memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Sekarang Batu Rusia sudah menjadi daya tarik wisata. Banyak pengunjung datang untuk melihat langsung ukiran sejarah, dan ini tentu berdampak pada ekonomi masyarakat sekitar,” ungkapnya saat dikonfirmasi RRI pada Rabu, 8 April 2026.
Menurutnya, pengelolaan yang baik akan semakin meningkatkan jumlah kunjungan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.
Diharapkan Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Dengan pengembangan yang terus dilakukan, Batu Rusia diharapkan tidak hanya menjadi objek wisata, tetapi juga pusat edukasi sejarah di Natuna.
Keberadaan situs ini menjadi bukti bahwa warisan sejarah dapat memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat masa kini. Batu Rusia pun perlahan menjelma sebagai simbol perpaduan antara pelestarian sejarah dan pengembangan pariwisata daerah.